krim preontok bulu ketiak ampuh
Beauty,  Lifestyle,  tips & trick

Cara Usir Bulu Ketiak Tanpa Rasa Sakit, Veet Hair Removal Cream

Menjaga kebersihan tubuh tak hanya yang nampak dari luar saja, melainkan seluruh bagian termasuk yang tertutup pakaian. Apa aja sih bagian yang harus dibersihkan secara rutin namun sering dilupakan? Seperti membersihkan daun telinga, menggunting kuku hingga mencukur bulu.

Ngomongin soal mencukur bulu, saya tuh paling gak nyaman kalau tumbuh bulu ketiak. Sebab suhu udara di Indonesia itu kan hangat cenderung panas, ditambah aktifitas sebagai Mom freelancer juga membuat saya banyak bergerak dan beraktifitas bahkan di luar ruangan, imbasnya kadang saya over sweaty sehingga area lipatan terutama ketiak jadi mudah lembab. Kondisi lembab seperti ini akan memicu kuman bakteri tumbuh dan berkembang sehingga menimbulkan bau tak sedap. Apalagi jika bulu ketiak tumbuh lebat, keringat yang terperangkap bisa bikin badan makin bau.

cara mencukur bulu ketiak yang aman

Masih mending kalau mandinya seksama dan detail. Area ketiak benar-benar dibersihkan jadi gak ada penumpukan sel kulit mati. Tapi jika mandinya asal basah, makin parah deh baunya. Karena pemakaian deodorant belum tentu jadi solusi ketika ketiak kotor dan bulunya lebat, malah partikel deodorant yang tertinggal biasanya meninggalkan noda kuning atau putih pada baju.

 Solusinya yaitu dengan menjaga kebersihan area ketiak termasuk mengusir bulu-bulunya . Untuk beberapa wanita yang senang memakai dress tanpa lengan, soal bulu ketiak ini pasti jadi perhatian banget ya. Gak lucu dong, wajahnya anggun tapi bulu ketiaknya udah kaya hutan mangrove hihihi.

Cara membasmi bulu ketiak pun bisa dengan berbagai cara seperti waxing di salon, mencukur dengan pisau cukur bahkan ada yang sabar mencabuti sendiri dengan pinset sampe kepalanya pegel nunduk terus. Ada yang kaya gini juga?

Tenang kamu gak sendirian, semua cara pernah saya lakukan, seperti:

  1. Waxing. Simpel dan praktis tapi merogoh kocek yang lumayan ya apalagi bulu ketiak itu kan akan tumbuh terus, jadi jarak 3-4 minggu udah harus di waxing lagi, keluar biaya lagi deh. Caranya juga lumayan bikin perih sih, ada yang lebih soft tapi harganya lumayan banget.
  2. Menggunakan pisau cukur. Nah, cara ini memang lebih praktis dan ekonomis sebab bisa dilakukan oleh diri sendiri kapan pun dan dimana pun bahkan disela-sela mandi. Tapi, saya kurang suka sih sebab entah kenapa bulu ketiak yang tumbuh baru akan lebih tebal, lebat dan hitam. Jadi pas baru tumbuh itu gak nyaman banget. Belum lagi resiko iritasi dan terluka karena pisau cukur.
  3. Mencabuti bulu ketiak. Menyebalkan tapi seru, jadi kaya lagi ngeberantas kuman gitu, dicabutin satu-satu sampe ke akarnya. Hasilnya sama seperti waxing, 3-4 minggu baru tumbuh lagi cuma pegel banget dan makan waktu ya sist.
  4. Menggunakan Veet hair removal cream. Dari semua cara yang pernah saya tempuh, finally saya menemukan solusi lain yaitu menggunakan krim perontok bulu. Yess! Happy banget waktu pertama kali tau kalau ada krim yang ampuh untuk merontokan bulu tanpa rasa sakit, yaitu Veet Hair Removal Cream.

Saya sih yakin banget, pasti Veet Hair Removal Cream ini gak asing lagi ya tapi mungkin beberapa dari kalian belum terlalu yakin dengan keampuhan produk ini. Mari kita buktikan bersama yes.

Packaging, Scent & Teksture

Veet Hair Removal Cream dikemas dalam tube plastik dengan tutup ulir anti tumpah. Pada awal pembelian, kemasan dilindungi dus terlebih dahulu. Kemasannya sangat informative, termasuk soal himbauan dan cara penggunaan krim yang aman bagi konsumen baru. Mengingat krim ini tidak diperkenankan dipakai sembarangan, seperti pada area kepala, luka dan kondisi tertentu. Pada kemasan box terdapat spatula yang bisa kita gunakan saat mengaplikasikan krim serta Veet kemasan tube.

veet hair removal cream

Veet hair removal cream memiliki 3 varian yang disesuaikan dengan jenis kulit penggunanya. Saya sendiri menggunakan Veet for normal skin dengan kemasan berwarna merah muda. Teskturenya seperti krim atau lotion yang mudah diratakan dan tidak menggumpal. Aroma lotus milk dan jasmine nya tercium pada olesan pertama. Biasanya krim perontok bulu agak menyengat ya baunya, tapi Veet memiliki harum yang lembut.

krim perontok bulu aman dan ampuh

Cara Penggunaan

  1. Pastikan permukaan kulit yang akan diaplikasikan Veet dalam keadaan bersih.
  2. Karena saya akan menghilangkan bulu ketiak jadi saya keringkan permukaan ketiak terlebih dahulu dengan menggunakan handuk.
  3. Oleskan Veet hair removal cream pada permukaan ketiak yang tumbuh bulu menggunakan spatula plastic yang terdapat dalam kemasan. Ratakan dan oleskan agak tebal jika bulunya lebat.
  4. Biarkan sekitar 3 menit. Tidak boleh lebih dari 6 menit ya.
  5. Bersihkan krim Veet menggunakan spatula dengan lembut. Jangan membersihkan krim dengan kasar apalagi menggunakan benda tajam.
  6. Setelah bulu ketiak berhasil terangkat, bersihkan krim Veet yang masih tertinggal.
  7. Bilas dengan air bersih dan keringkan.

krim preontok bulu ketiak ampuh

Kesan Saat Pemakaian

Awalnya saya mengira krim ini akan sama reaksinya seperti krim bleaching gitu, agak cekit-cekit, tapi ternyata ngga. Tidak ada rasa sakit, perih dan panas sedikit pun. Sama seperti ketika kita memakai krim atau lotion biasa.

Untungnya Veet hair removal cream memiliki aroma yang lembut jadi tetap nyaman selama dipakai. Anyway, setelah diaplikasikan Veet hair removal cream secara merata, bulu ketiak akan mudah terngakat hingga ke akar. Pastikan membersihkan dengan maksimal secara lembut dan perlahan. Tidak dianjurkan untuk mengplikasikan Veet kembali dalam waktu dekat, jika masih ada bulu ketiak yang tertinggal, minimal jeda sehari ya.

 

Kesan Setelah Pemakaian

Bulu ketiak rontok dalam hitungan menit, tanpa rasa sakit. Cara pemakaiannya juga mudah, harganya cuma Rp 20 ribu untuk kemasan 60 gram dan bisa dipakai 6 kali untuk bulu lebat (sebab pemakaian krim lebih tebal saat diaplikasikan) dan bisa dipakai 10 kali untuk bulu halus dan tipis.

Produk ini dijual bebas baik secara online maupun offline seperti di super market dan mini market.

cara merontokan bulu kaki lebat

Kesimpulan, suka banget dengan cara kerjanya Veet hari removal cream ini. Mampu merontokan bulu tanpa rasa sakit. Harganya sangat terjangkau dan produk mudah didapatkan juga. Namun perlu diingat, Veet ini termasuk obat luar dan hanya diperbolehkan digunakan pada tangan, kaki, garis paha atas dan ketiak. Hindari penggunaan Veet pada area lain yang berbulu atau berambut seperti kepala, area genital serta area lain yang dekat dengan organ sensitive.

Pastikan kalian memilih Veet hair removal cream sesuai dengan jenis kulit masing-masing ya, normal, kering atau sensitive. Dan satu lagi, saya menganjurkan untuk menggunakan produk ini pada saat waktu luang dan kemungkinan akan menghabiskan waktu di rumah seharian sebab setelah menggunakan Veet pada area ketiak tidak diperkanankan menggunakan deodorant terlebih dahulu.

Gimana, kalian tertarik untuk mencobanya? Atau punya pengalaman soal mengusir bulu ketiak yang unik, boleh share juga dikolom komentar ya.

50 Comments

  • Rach Alida

    Teryata menggunakan Veet ini emang mudah banget dan anti sakit untuk menghilangkan bulu-bulu halus di ketiak ya. Hihi. TRus nggak bikin kulit ketiak jadi hitam juga ya mba ?

  • Lidya

    Bener juga ya kalau cabut itu kaya membrantas kuman hihihi kecil-kecil gitu soalnya bulu halus pula. Pakai veet ternyata lebih praktis ya menghilangkan bulu

  • Ratri Anugrah

    Dulu sih aku awal mula terganggu sama bulu juga pakai Veet dan aromanya lumayan strong ya (meski nggak mengganggu). Cuma ya aku kurang sabar menunggu proses bulu siap diangkat hehe. Tapi memang secara ekonomis, ini murah dan resikonya nggak bahaya.

    • cicidesri

      dulu memang lumayan strong mba baunya, tapi yang sekarang mereka punya kandungan baru yang bikin krimnya gak bau menyengat gitu.

  • Keke Naima

    Semua alasan yang ditulis di sini, saya sepakat! Etapi, saya belum pernah cobain waxing, ding. Baru ngebayangin aja udah ngeri. Paling dicabut dan dicukur aja yang udah pernah. Plus minusnya kayak yang ditulis di sini. Saya mau cobain pakai Veet kalau begini. Mudah-mudahan aja cocok

  • Hidayah Sulistyowati

    Aku membayangkan ngilangin bulu dengan waxing udah ngeri duluan. Biasanya sih pakai pisau cukur, sebelumnya aku kasih busa sabun dulu.
    Nah sebenarnya udah tahu sejak tahun kemarin tentang Veet ini, tapi belum pernah nyoba. praktis banget ya kalo membersihkan bulu dengan Veet ini

  • Rosanna Simanjuntak

    Aku termasuk yang memelihara bulu ketiak, bahahaha.
    Setuju, kudu mandi dengan cara seksama dan tidak boleh dalam tempo yang sesingkat-singkatnya.
    Menggosok ketiak itu perlu waktu, sama kayak cinta, bahahaha.

    Tapi,
    Veet Hair Removal Cream ini bisa jadi referensi, jika kelak aku memutuskan untuk ‘membasmi’ bulu-bulu ^^

    • Ida

      Saya niy..seumur hidup ga pernah cukur or cabut bulu hahaha…ga tau kenapa bagian ketiak ga numbuh…disyukurin aja ga ribet.
      Btw bagus jg niy ada obat kyk gini jd memudahkan…

      • cicidesri

        wah sama kaya mama ku, sama sekali gak tumbuh bulu ketiak lho dan gak bau badan juga biar keringetan kaya apa banjirnya. bisa begitu ya, hehehe

  • r

    Lucu banget kalimat Mbak Cici, wajah anggun tetapi bulu ketiak selebat hutan mangrove, he he. Emang gak mudah bersihkan bulu keti, bikin repot. Saya kala remaja pakai pisau cukur, hasilnya jadi lebih lebat dan kasar serta menggores. Lalu pakai pinset, bikin pegal da kepala nunduk terus serta bisa terluka jika salah cabut, kena kulit.
    Sekarang pakai cara tradisional kayak cabut pakai jari tangan yang teroles kapur basah (apu untuk nyirih/ngunyah sirih). Lumayan yang terakhir itu lebih cepat dan tak bikin capai, tetapi kurang menyeluruh dan harus tunggu sampai bulunya banyakan dikit agar bisa dicabutin. Jujur saja, ada masa beberapa hari saya tak nyaman dengan bulu ketinya, habis hatus ngumpulin banyak dulu agar bisa dicabutin serentak. Kalau ada Veet gak perlu bergantung gitu, ya. Lagian gak nyaman jika bulu banyakan, keringat terperangkap dan bikin bau, lalu anak dan suami protes mamahnya yang cakep malah BB gara-gara keringatan habis masak dan cuci-cuci Yah, aktivitas rumah juga bikin keringatan, loh. Apalagi jika nyetrika.

    • cicidesri

      bener banget mba, pasti deh kalo bulu ketiak tumbuh suka bau gitu, gak nyaman banget. padahal baru tumbuh tipis-tipis.

    • Donna Imelda

      Akhirnya dapat juga rekomendasi produk yang bisa menyelesaikan bulu ketiak. Bukan untuk aku sih karena bulu ketiakku tumbuhnya sangat halus seperti bulu halus pada tangan. Tapi untuk dua anak gadisku yang bulu ketiaknya mulai lebat dan bikin aku sebagai ibunya risi melihatnya.
      Mudah ya caranya daripada pake cara lama dicabutin atau dicukur, hadeeuuh.

      • cicidesri

        ahahaha baru sebelah dicukur, udah diteriakin anak, jadi yang sebelah masih brewokan hahaha kalo pakai veet, cepet deh 2-2 nya bersih

  • Hidayah Sulistyowati

    SElama ini aku selalu memerlukan waktu khusus untuk mencukur bulu ketiak. Dan biasanya pakai pisau cukur sera diolesi busa sabun, wkwkwk.
    Kalo pakai Veet Hair Remval Cream enak ya, enggak perlu bersakit-sakit dulu, hihii

  • Elly Nurul

    Tulisan ini memberikan aku kekuatan untuk mencoba ini.. karena sebelumnya akutuh masih takut takut banget untuk mencoba, karena apa, ya karena takut sakit.. kebayang dong.. rambut satu ketarik aja itu rasanya huhu.. mencoba ngga ada salahnya ya mbak

  • Monica Anggen

    Pakai Veet ternyata praktis ya, cuma diolesin, diamkan selama 3 menit, lalu tinggal dibersihkan aja. Selama ini aku kalau bersihin suka cabut-cabut, tapi pernah baca artikel kalau dengan cara cabut katanya tidak disarankan karena jadi penyebab terjadinya kerusakan jaringan, mana sakit dan ribet pula kan. Akhirnya sistem cukur. Cuma kalau cukur malah jadi lebat euy … Boleh nih kapan-kapan coba Veet aja

  • Uniek Kaswarganti

    Oww…kalau habis pake Veet ndak boleh pake deodoran yaaa… berarti memang lumayan keras nih ingridientnya sampe butuh dijeda dari penggunakan bahan-bahan lain yang mengandung kimia ke daerah ketiak. Boleh juga nih dicoba untuk membersihkan bulu ketiak.

  • Rohyati Sofjan

    Kirim ulang komen. Lucu banget kalimat Mbak Cici, wajah anggun tetapi bulu ketiak selebat hutan mangrove, he he. Emang gak mudah bersihkan bulu keti, bikin repot. Saya kala remaja pakai pisau cukur, hasilnya jadi lebih lebat dan kasar serta menggores. Lalu pakai pinset, bikin pegal da kepala nunduk terus serta bisa terluka jika salah cabut, kena kulit.
    Sekarang pakai cara tradisional kayak cabut pakai jari tangan yang teroles kapur basah (apu untuk nyirih/ngunyah sirih). Lumayan yang terakhir itu lebih cepat dan tak bikin capai, tetapi kurang menyeluruh dan harus tunggu sampai bulunya banyakan dikit agar bisa dicabutin. Jujur saja, ada masa beberapa hari saya tak nyaman dengan bulu ketinya, habis hatus ngumpulin banyak dulu agar bisa dicabutin serentak. Kalau ada Veet gak perlu bergantung gitu, ya. Lagian gak nyaman jika bulu banyakan, keringat terperangkap dan bikin bau, lalu anak dan suami protes mamahnya yang cakep malah BB gara-gara keringatan habis masak dan cuci-cuci Yah, aktivitas rumah juga bikin keringatan, loh. Apalagi jika nyetrika.

  • lendyagasshi

    Samaan..
    kemarin aku juga beli Veet yang pink ini. Beli karena ngebayangin bisa dipakai di area kewanitaan.
    Ternyata ga boleh yaa…pas aku baca aturan pakainya.
    Jadi sampai sekarang belum aku coba.

  • cicifera

    oh ternyata veet itu bisa buat bulu ketiak juga ya xD aku pikiri hanya untuk menghilangkan bulu di kaki, pernah liat iklan aja sih, belum pernah pegang product nya, hihi..

  • Novitania

    fix langsung beliiii, aku lagi kebingungan soalnya bersihin bulu ketiak karena sudah lumayan gengges, akibat terabaikan kemarin, dan coba dicabut tapi lecet huhuhuhu. makanya fix deh bakal coba ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *