event,  Family,  parenting,  relationship

Mendalami Perjuangan Seorang Ibu Melalui Dongeng Pohon Impian Nivea #SentuhanIbu

Moms, beberapa minggu lalu saya sempat sharing soal manfaat mendongeng untuk kecerdasan anak. Bahkan mendongeng juga bisa meningkatkan percaya diri orangtua nya. Seagai orangtua muda, saya bersyukur banget bisa mendengarkan saran dan masukan yang bermanfaat dari Kak Seto dan Kak Aryo Zidni pada Presscon waktu itu soal kegiatan mendongeng yang harus dihidupkan kembali dilingkungan keluarga, antara ibu dan anak.

Seperti yang sudah saya sebutkan sebelumnya, Nivea secara konsisten menggelar sebuah campign #Sentuhanibu setiap tahun. Kali ini, campign tersebut dikemas dalam sebuah pertunjukan drama musical dongeng Pohon Impian yang kisahnya sarat akan makna kasih sayang dan perjuangan seorang ibu untuk selalu membahagiakan putrinya.

Arum Nurhandayani, Brand Manager NIVEA Creme, PT Belersdorf Indonesia, menyampaikan bahwa pertunjukan drama musical dongeng Pohon Impian merupakan persembahan untuk perjuangan seorang ibu. Sebagai bentuk apresiasi bagi profesinya yang tak kenal balasan. Apapun pilihannya, ibu bekerja atau ibu rumah tangga sama-sama memiliki tanggung jawab untuk mendidik dan merawat anak-anaknya.

Melalui drama musical dongeng pohon impian, Kak Arum berharap dapat meningkatkan bonding antara ibu dan anak karena kisahnya yang menggambarkan banyak kebaikan dan kisah yang sering kita temui di kehidupan nyata. Pertunjukan ini digelar dalam dua sesi di hari yang sama, yaitu tanggal 22 Desember 2018, sekaligus merayakan Hari Ibu.

“Pada hari ibu besok, sejak bangun pagi anak-anak akan disiapkan untuk menyambut hari ibu dengan hadir disini. Mereka akan datang dengan kostum yang sudah kami berikan include saat pembelian tiket. Nantinya, dilantai 11 anak-anak sudah bisa merasakan suasana negeri dongeng yang sesungguhnya dan bisa berinteraksi dengan banyak tokoh yang ada pada dongeng Pohon Impian”, ujar Kak Arum pada acara Preview Media dan Blogger.

Nurul Susantono, Sutradara Drama Musikal Pohon Impian, mengatakan bahwa dirinya sangat tertarik dengan tema dan campign Nivea #SentuhanIbu untuk menghadirkan peran pada dua sisi yakni sisi pandang orangtua dan dunia anak-anak yang menyenangkan dan adventureous.

Panggung pertunukan dongeng Pohon Impian pun disetting sedemikian rupa sebagai salah satu unsur pendukung agar pesan pada dongeng tersebut sampai pada penonton. Berwarna-warni dan menunjukan sebuah lukisan potret ibu dan anak yang fun dan colourful namun tetap terlihat comical dan imaginative.

Fyi, naskah dan lagu yang digunakan pada pertunjukan dongeng Pohon Impian ini benar-benar baru, fresh from the oven lah pokoknya. Jadi semuanya khusus dibuat untuk campign Nivea #Sentuhanibu dan baru direlease pada September lalu.

Diakui Kak Nurul bahwa ini adalah project kedua dirinya bersama para pemain Drama Musikal donegn Pohon Impian. Setelah sebelumnya sukses dalam pertunjukan Petualangan Sherina, ia pun mengakui tidak menemukan banyak kesulitan dengan crew dan castnya tersebut. Sedikitnya ada 60 crew dan 20 cast yang berlatih setiap 4 kali seminggu.

Saya pun sempat menyaksikan 2 cuplikan drama musical dongeng Pohon Impian yaitu opening, saat seorang ibu membacakan dongeng sebagai penantar tidur anaknya dan saat Imaji berjualan jamu.

Bicara soal para pemain tokoh pada dongeng Pohon Impian. Imaji sosok ibu pada dongeng tersebut, diperankan oleh Dania Najmi, seorang mahasiswa yang belum menikah dan berkeluarga. Menurutnya, peran sebagai seorang ibu jadi tantangan tersendiri untuknya. Sebelumnya ia belum pernah berperan sebagai seorang ibu. Hikmahnya adalah, ia jadi merasakan sendiri pesan pada dongeng tersebut apalagi ibunya juga seorang wanita karir.

“Aku jadi lebih mengerti alasan dari semua perjuangan ibuku,” papar Dania Najmi lebih lanjut.

Sama halnya dengan Maisha Kanna, pemeran Angan anak dari Imaji. Menurutnya perannya sangat berbeda dengan karakter aslinya yang periang dan aktif sementara Angan adalah sosok anak yang pendiam dan pemalu. Meski usianya masih kecil, Masiha berhasil memerankan tokoh Angan dengan sangat baik.

Ada banyak pelajaran yang dipetik dari pertunjukan drama musical dongeng pohon impian ini. Pesan yang dihadirkan sangat terasa, ditambah lagi dengan lagu dan musiknya yang berhasil menghanyutkan perasaan dan imajinasi para penonton.

Untuk Moms yang belum berkesempatan melihat pertunjukan drama musical dongeng pohon impian, bisa membaca bukunya yang dapat dibeli di Gramedia.

One Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *