Family,  parenting,  self improvement

3 Kebutuhan Dasar Anak yang Wajib Dipenuhi Orangtua

Salah satu moment di bulan Juli yang tidak luput dari media yakni peringatan Hari Anak Nasional yang jatuh pada tanggal 23 Juli mendatang. Saya pribadi tidak ada perayaan khusus menyambut datangnya Hari Anak Nasional ini. Bukan karena tak peduli namun lebih pada esensi dan makna didalamnya yang saya selami.

Hari Anak Nasional ini sejatinya bukan pengingat untuk anak-anak. Melainkan untuk kita sebagai orang dewasa, orangtua, nenek-kakek dan orang dewasa pada umumnya.

Moms, saya ingat salah satu pesan bunda Elly Risman saat bulan Juni lalu. Tepatnya pada saat memperingati Hari Anak International. Beliau menyampaikan pesan moral yang singkat namun cukup menampar saya sebagai seorang ibu.

hari anak nasional, kebutuhan dasar anak, elly risman

Beliau menyampaikan bahwa sebelum membereskan karakter anak, bereskan karakter diri sendiri terlebih dahulu. Pada prinsipnya masa kanak-kanak adalah masa yang tidak akan terlupakan. Tinggal bagaimana kita sebagai orangtua yang memberikan warna, apakah masa kecil mereka berkesan atau tidak.

Selain itu, masa kecil juga turut menentukan karakter mereka dewasa kelak. Pertanyaannya adalah apakah kita siap dengan dampak yang muncul pada anak-anak akibat kecerobohan kita dalam menerapkan pola asuh di rumah?
Mari ciptakan masa kecil yang menyenangkan bagi anak-anak, melakukan berbagai kegiatan untuk membuat anak merasa gembira seperti bermain bersama mereka misalnya.

Baca juga : Ibu Bekerja Tetap Bisa Dekat Dengan Anak

Mungkin sebagian anak-anak kita termasuk dalam kategori generasi Z, generasi Alpha atau disebut juga generasi Digital. Yang tentunya memiliki perbedaan tingkah laku dan pola berpikir dengan generasi orangtuanya. Meski begitu, norma agama, sosial dan budaya tetap harus tertanam seiring dengan perkembangan zaman dan teknologi. Berikut ini adalah 3 kebutuhan dasar anak-anak yang wajib dipenuhi orangtua, yakni:

1. Penerimaan

Setiap anak memiliki perbedaan tingkat percepatan tumbuh kembangnya. Ada yang sudah pintar bicara namun terlambat berjalan, dan sebaliknya. Terima anak apa adanya sebagaimana Allah anugerahkan kepada kita. Terima prestasinya, penampilannya, fisiknya bahkan kekurangannya. Bukan cara yang bijak membandingkan anak kita dengan anak lain. Bukan juga cara yang tepat memaksakan anak meraih sesuatu diluar kemampuannya hanya karena kebutuhan eksistensi kita sebagai orangtua.

hari anak nasional, kebutuhan dasar anak, elly risman
kebutuhan dasar anak yang wajib dipenuhi orangtua menurut psikolog Elly Risman

2. Penghargaan

Berikan penghargaan yang tepat sesuai dengan usianya. Tak salah juga jika kita memberikan reward baginya saat ia sukses melakukan pencapaian. Pencapaian tidak harus selalu berupa sesuatu yang unggul dari teman lainnya. Pencapaian juga dapat berbentuk hal baru yang mampu ia lakukan meski berat prosesnya. Moms, setiap anak memiliki proses. Kita tidak bisa mengharapkan mereka cepat belajar, mengerti seperti orang dewasa atau mampu memahami perasaan kita yang super complicated. Mereka hanya ingin mendapatkan perhatian, kasih sayang dan cinta. Jangan buat mereka bersedih karena kurangnya penghargaan dari orangtua. Hindari komunikasi yang justru membuat anak merasa minder, rendah diri dan merasa tidak berharga bahkan dihadapan orangtuanya sendiri, orang terdekat mereka.

3. Pujian

Sama seperti penghargaan. Berikan pujian diwaktu yang tepat. Pujian yang tulus akan membuat rasa peraya diri pada anak meningkat. Hindari sikap meremehkan, membandingkan, men-CAP anak dengan kalimat yang menyakitkan.

Tentu saja 3 point diatas sangat simpel untuk sekedar dibaca dan dibayangkan namun akan sangat sulit ketika dipraktekan. Terkadang kondisi orangtua yang lelah dan stress memicu kita untuk berkata kasar atau membentak anak-anak. Padahal sekali lagi, mereka hanya ingin mendapat perhatian, kasih sayang dan cinta dari orangtuanya. Moms, anak-anak adalah investasi kebahagiaan di akherat kelak. Mendidik dan merawatnya merupakan jalan menuju ridhla-Nya. Semoga bermanfaat.

One Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Website ini dilindungi Hak Cipta!!!