Blogging,  tips & trick

Perlengkapan Foto yang Wajib Dimiliki Blogger “Single Fighter”

Iya lah fotonya bagus, kameranya mahal, rumahnya bagus, wajahnya cantik, perlengkapannya lengkap, laptopnya canggih, HP nya keren, apa lagi? Pernah ngomong gini ngga?

Saya pernah! Tapi kemudian saya mengubah pola pikir. Bukan mengasihani diri sendiri, bukan juga mengeluh apalagi iri sama orang lain. Melainkan mencari solusi untuk tantangan yang saya hadapi.

Susah loh mendapatkan informasi seperti ini. Dulu, sebagai “anak baru” gabung ngeblog, bisa dihitung lah orang-orang yang mau merangkul dan berbagi pengalaman. Tapi, banyak yang justru menutup diri. Jangankan dijelasin, dibalas juga seperlunya. IYA, BOLEH, BACA DI BLOG KU YANG INI YA.

Baique, sejak saat itu, saya berjanji untuk belajar sendiri. Kalau perlu ikut kelas berbayar, saya bayar. Dan, semua informasi yang saya dapatkan benar-benar hasil dari setiap kelas yang saya modali sendiri. Investasi ilmu itu penting! Foto dibawah ini diambil menggunakan kamera mirrorless dengan bantuan remote shutter.

OK, kembali ke niat awal dimana saya akan berbagi informasi tentang perlengkapan yang sering saya gunakan saat melakukan foto seorang diri. Mari cek dibawah ini:

.

1. Kamera

Kamera apa aja boleh. DSLR, Mirrorless bahkan camera smartphone. Pastikan kamera kamu memiliki fitur flip screen supaya memudahkan saat kamu harus memproduksi foto dan video sendiri. Sayangnya, kamera ku tidak bisa di flip dan ini sangat merepotkan ya. Saya menggunakan kamera Sony A6300. Pertama keluar harganya Rp 16-18 jutaan, tapi sekarang kayanya udah lebih murah ya. Terakhir infonya sekitar Rp 10juta. Saya kurang tau juga apakah masih produksi atau ngga karena Sony sudah banyak mengeluarkan kamera terbaru yang lebih canggih. Doakan ya bisa beli lagi hehe.

.

2. Tripod

Ada tiga ukuran tripod yaitu small, medium dan large. Tripod ukuran kecil bisa digunakan untuk kamera mirrorless. Sementara buat kamu yang menggunakan kamera DSLR bisa menggunakan tripod ukuran medium.

Nah, buat kamu yang menggunakan handphone juga bisa memilih tripod yang lebih compact. Yang penting adalah tripod tersebut mampu menopang bobot camera yang digunakan.

Berikutnya, perhatikan ukuran kaki tripod. Lantaran saya menggunakan kamera mirrosless, saya menggunakan tripod dengan ukuran kaki 20-25 mm. Ukuran ini juga bisa dipakai untuk kamera DSLR.

Merek yang bisa kamu pilih bisa merek Beike dan Vanguard Espod (saya pakai ini, harganya kisaran Rp 800ribu). Ada juga yang harganya lebih terjangkau yaitu Takara Tripod dan Yunteng harganya under Rp 200ribu. Namun, prinsipnya tetap ya ada harga ada kualitas. Foto dibawah ini, hasil foto pakai camera samrtphone. Difoto oleh Nafeesa, saat saya sedang memfoto diri sendiri dengan bantuan remote shutter.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Cicidesri (@cicidesri) on

.

3. Remote Shutter

Remote Shutter atau remote control ini sebenarnya tidak dibutuhkan pada beberapa camera terbaru karena mereka sudah memiliki fitur aplikasi yang bisa terhubung dengan smartphone sehingga untuk remote-nya bisa menggunakan smartphone.

Misalnya camera Sony yang saya gunakan, memiliki fitur remote control melalui smartphone yang sangat lengkap. Mulai dari pengaturan ISO hingga timer sangat mudah dilakukan. Namun, kelemahannya handphone saya jadi sangat mudah panas. Jadi saya tidak begitu menyukai menggunakan fitur remote control via smartphone. Penggantinya, saya menggunakan remote shutter yang fungsinya hanya untuk shutter berfoto maupun video.

Remote shutter pun ada banyak macamnya, ada yang menggunakan kabel, infrared dan radio operation. Jika kamu ingin menggunakan romete shutter kabel, pastikan kabelnya panjang ya, jangan sampai ribet sendiri karena kabelnya yang pendek.

Saya menggunakan tipe remote shutter infrared karena harganya lebih terjangkau. Untuk jangkauannya bisa 4-5 meter jaraknya ya. Tapi memang si remote shutter nya ini harus mengarah ke kamera saat digunakan. Jika tidak, ya ngga terdeteksi.

Pastikan kamu membeli shutter remote sesuai dengan jenis kamera yang kamu gunakan. Karena beda kamera, beda juga remote controlnya. Misalnya untuk Sony, Nikon, Canon dan lainnya. Harga remote shutter juga bervareatif tapi lebih terjangkau yaitu sekitar Rp 70-150ribu.

.

4. Ring light

Opsi yang terakhir ini, sebenarnya tidak terlalu dibutuhkan namun sejak pandemi semua pekerjaan dilakukan secara online di semua waktu, jadi kadang saya membutuhkannya. Misalnya, pas IG Live malam hari atau bahkan saat webinar dan harus menyalakan camera sementara kondisi cahaya kurang mendukung, ya saya pakai juga.

Penggunaan ring light sendiri saya khususkan saat menggunakan camera handphone. Sementara ketika menggunakan kamera, saya memilih untuk menggunakan lighting lainnya.

Karena kebutuhan akan ring light ini tidak terlalu urgent jadi saya memilih yang harganya murah meriah. Merek Cina, harganya Rp 230ribu di Shopee. Namanya harga segitu ya, lehernya udah patah karena ternyata ringkih banget bahannya. Untuk kualitas cahayanya sih lumayan bagus, bisa kita setting kecerahan dan tonenya, kuning banget, kuning senja hingga terang.

Kalau kamu memang sangat membutuhkan ring light, perhatikan diameternya. Ukuran 20 cm banyak dipilih karena ukurannya yang medium dan mudah dibawa kemana-mana. Sementara jika kamu seorang beauty creator mungkin akan lebih nyaman menggunakan ring light diameter diatas 20 cm.

Lalu, pilihkan ring light dengan lampu LED lebih banyak. Meskipun diameter ring light nya sama namun jika jumlah LED nya berbeda, hasilnya pun pasti akan berbeda.

.

Kesimpulan

Jadi, itu aja sih yang biasanya saya gunakan saat harus memfoto diri dan ngga ada orang yang bisa dimintai tolong. Catatan ya, meskipun dengan alat2 tersebut belum tentu semuanya berjalan lancar. Effortnya memang lebih besar, apalagi kalau kita pakai fokus manual. Tapi, percayalah, kadang hasilnya  malah jadi lebih bagus karena bisa total berkespresi. Meskipun photographer-nya suami sendiri, kadang agak malu juga sih saat berpose hahaha.

Gimana, semangat ya invest alat-alat untuk mendukung kreativitas ngeblog? Kalau kamu terkendala dengan budget, coba deh Tips Investasi Alat Blogging Tanpa Ngutang disini.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *