Lifestyle,  parenting

Telkomsel Libatkan Peran Orangtua untuk Menekan Penyalahgunaan Internet melalui #InternetBAIK

Terus terang, sebagai Parenialls (sebuah julukan bagi orangtua generasi Millenial) saya sangat bergantung dengan jaringan internet. Saya menyadari betul bahwa hampir 80% keseharian saya sangat dibantu dengan hadirnya internet di rumah. Mulai dari nyari referensi menu masakan, baca berita hingga nonton TV pun cuma ngandelin wifi buat streaming tayangan yang kami sukai, tanpa TV cable atau antena manual. Karena selain jarang nonton TV, sekarang cukup mudah ya mencari tayangan berita atau talkshow dari TV swasta, semuanya ada di Youtube.

Selain itu, kelancaran pekerjaan saya juga bergantung pada adanya jaringan internet. Komunikasi dengan client by email, menulis blog dan mengirim file produk review pun bisa berjalan mulus jika ada internet. Kebayang deh seperti apa hampanya hidup ku tanpa internet.

.

Peran Orangtua untuk Menekan Penyalahgunaan Internet

Tapi, sejak memiliki anak saya sangat berhati-hati menggunakan gadget dan TV yang terkoneksi dengan jaringan internet. Salah pencet dikit, bisa muncul gambar-gambar aneh yang tidak layak dikonsumsi anak-anak. Belajar dari banyak kasus yang muncul beberapa tahun kebelakang. Banyak sekali anak dan remaja yang menjadi korban penyalahgunaan internet. Sejatinya, kemajuan teknologi seperti internet ini harusnya mensupport kemajuan bukan malah sebaliknya.

Namun, tak dapat dipungkiri, kemajuan teknologi ternyata memiliki dampak buruk jika tidak dibarengi dengan kemajuan pengetahuan dan karakter manusianya sendiri sebagai pengguna. Anak-anak dan remaja yang dianggap sebagai golongan yang belum siap secara personal dan mental, namun sudah dibiarkan mengenyam internet -bahkan oleh orangtuanya sendiri- justru yang menjadi pelaku sekaligus korban penyalahgunaan internet. Smartphone dan gadget yang canggih sekaligus dengan layanan internetnya. Mereka dibiarkan bebas berselancar dan tehubung dengan siapapun dibelahan dunia manapun. Mommies, disinilah peran orangtua dibutuhkan untuk menekan penyalahgunaan internet bagi anak-anak dan remaja. Sudahkah Moms melakukan kontrol terhadap anak-anak di rumah?

.

Telkomsel Gelar Kampanye #InternetBaik

Penyalahgunaan internet memang menjadi PR bersama, baik itu pemerintah, instansi pendidikan, orangtua hingga sektor swasta. Telkomsel, sebagai salah satu penyedia layanan jasa komunikasi di Indonesia kemudian melihat hal ini sebagai persoalan yang harus diatasi bersama.

Sejak tahun 2016, Telkomsel menggandeng Kementrian Komunikasi dan Informatika serta bermitra dengan Yayasan Kita dan Buah Hati, Kakatu dan ICT Watch membuat suatu gerakan terpadu, terencana serta melibatkan banyak kalangan dalam sebuah program edukasi internet BAIK (Bertanggung jawab, Aman, Inspiratif dan Kreatif). Kegiatan ini sudah digelar di banyak kota di Indonesia mulai dari Banda Aceh hingga Papua lho Moms.

Sebagai informasi, ketiga mitranya tersebut bersinergi untuk menyukseskan #InternetBAIK sesuai dengan porsi dan latar belakanganya, diantaranya:

  • Yayasan Kita dan Buah Hati bergerak dalam kegiatan konsultasi, pendampingan, pelatihan dan advokasi seputar isu keluarga dan pengasuhan anak.
  • ICT Watch sebagaai organisasi penggagas awal gerakan digital literasi “Internet Sehat”.
  • Kakatu adalah sebuah aplikasi yang dapat digunakan untuk memproteksi dunia digital anak agar terhindar dari ketergantungan peggunaan gadget, game online dan konten negatif lain

Telkomsel percaya bahwa solusi yang tepat bukan dengan memadamkan internetnya namun mengubah karakter penggunanya supaya lebih pintar dan bijak. Smart village dan smart country akan terwujud jika masyarakatnya menjadi smart people. Dan, kita sebagai orangtua harus menjadi bagian dari smart people.

Tahun 2017, Telkomsel kembali menggelar #InternetBAIK untuk kedua kalinya di 15 kota di Indonesia. Program ini ditujukan untuk anak-anak dan remaja yang duduk di bangku SD dan SMP dengan melibatkan peran aktif orangtua, guru, komunitas, pemerintah dan startup.

.

Baca juga : BCA Salurkan Alat Donasi Kesehatan sebagai Tanggung Jawab Sosial kepada Masyarakat

.

Melalui kampanye #InternetBAIK, Telkomsel berusaha untuk menyajikan seperangkat navigasi berupa e-book atau buku panduan yang dapat digunakan oleh masyarakat supaya bisa memanfaatkan keberadaan internet dengan tepat. Sesuai dengan makna #InternetBAIK yaitu Bertanggung jawab dan Aman, tujuannya agar setiap individu mampu memproteksi dirinya sendiri dan orang lain dari penyalahgunaan internet. Mommies bisa mengingatkan anak-anak bahwa apapun yang kita sebarkan didunia maya akan terekam dan tidak dapat dihapus. Oleh sebab itu, hati-hati dan selalu berpikir matang saat akan menyebarkan foto atau sekedar membagikan postingan orang lain. Bijak dan menahan diri untuk tidak reaktif terhadap isu yang beredar.

Berikutnya, gerakan #InternetBAIK merupakan wujud tanggung jawab sosial Telkomsel untuk membangun ekosistem digital yang positif dengan cara sosialisasi dan mengedukasi generasi muda supaya dapat memanfaatkan internet secara produktif. Tak hanya sebatas pengguna, melainkan dapat menghasilkan sesuatu yang berguna bagi masyarakat, sesuai dengan makna #InternetBAIK poin ketiga dan empat yaitu Inspiratif dan Kreatif.

Semoga program seperti ini terus berkelanjutan dan merambah ke daerah lain di Indonesia. Pengadaan layanan internet sekaligus literasi penggunaannya sangat dibutuhkan bagi orang dewasa (guru dan orangtua) yang kemudian akan diterapkan kepada anak-anaknya. Yuk, Moms bantu sebarkan makna #InternetBAIK kepada orang terdekat kita, keluarga, sahabat dan tetangga terlebih dahulu. Karena satu aksi nyata yang kita lakukan, meskipun kecil namun akan bernilai besar jika dilakukan bersama-sama. Peran Orangtua untuk Menekan Penyalahgunaan Internet , Peran Orangtua untuk Menekan Penyalahgunaan Internet , Peran Orangtua untuk Menekan Penyalahgunaan Internet, Peran Orangtua untuk Menekan Penyalahgunaan Internet

31 Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *