practical life montessori, apa itu montessori, contoh aktivitas practical life anak 3 tahun
BBC,  parenting

Hal yang Harus Diperhatikan dalam Kegiatan Practical Life

Kegiatan Practical Life.  Lanjut dari artikel sebelumnya, saya akan sharing tentang aktivitas practical life. Seperti yang selalu saya katakan, aktivitas practical life pada Montessori memiliki aturan dan control of error. Terutama untuk orang dewasa sebagai director atau presenter harus tau apa goals nya terlebih dahulu. Meski terlihat sederhana namun sejatinya kegiatan practical life memiliki beberapa konsep yang harus diperhatikan seperti:

.

1. Kesediaan Material

  • Adanya alas kerja. Terutama jika anak-anak menggunakan meja besar secara bersamaan, maka pengadaan alas kerja bersifat wajib. Tujuannya supaya anak mengetahui area kerja untuk diri mereka sendiri dan batasan dengan area kerja temannya yang lain.
  • Benda nyata, bukan tiruan. Pada saat anak melakukan aktivitas practical life sebaiknya menggunakan material nyata dan familiar untuk anak-anak (nyata dan fungsional), seperti mangkuk, gelas, sendok yang biasa digunakan sehari-hari.

education toy, edukatif toy

.

2. Menyiapkan Aktivitas Practical Life

Sebelum mengundang anak dalam aktivitas practical life, sebaiknya orang dewasa menyiapkan material yang dibutuhkan terlebih dahulu. Hindari menyiapkan didepan anak-anak. Misalnya, anak-anak akan berlatih menyendok biji-bijian, fasilitator tidak diperkenankan menuang biji-bijian kedalam wadah dihadapan anak-anak.

Berikut ini beberapa persiapan aktivitas practical life yang bisa dilakukan oleh fasilitator, baik itu orang tua maupun guru di sekolah.

  • Pajang di rak yang mudah dilihat dan dijangkau anak-anak.
  • Susun berdasarkan yang paling mudah hingga paling sulit.
  • Siapkan aktivitas dalam satu set, misalnya dalam sebuah nampan lengkap dengan material dan alat lainnya sehingga anak menjadi lebih tertarik.
  • Harus menarik, baik dari pemilihan warna, proporsi dan kecerahan.
  • Material hanya disediakan satu untuk setiap jenis. Anak-anak dapat bergantian saat hendak menggunakannya.

practical life, montessori, webinar parenting, parenting tips, mom blogger indonesia

Baca juga: Practical Life Montessori Membentuk Karakter dan Kepribadian Anak

.

3. Menunjukan Aktivitas Practical Life

Begitu pula saat mengundang anak melakukan aktivitas practical life. Berikut adalah beberapa tip bagaimana caranya menunjukan suatu aktivitas kepada anak dalam Montessori:

  • Gerakkan tangan secara perlahan dan tepat sehingga anak bisa mengamati dengan seksama.
  • Hindari berbicara ketika mendemonstrasikan atau saat menunjukan cara kerjanya. Anak hanya perlu melihat dan melakukannya, tanpa perlu ada perintah suara.
  • Teratur dan konsisten. Tunjukan cara yang sama kepada anak-anak saat melakukan aktivitas practical life untuk memudahkan mereka memahami langkah yang mungkin terlewat.
  • Pegang objek sebagaimana anak-anak bisa melakukannya, misalnya membawa nampan dengan kedua tangan.
  • Adanya control of error.

“Saya mendengar singkatan SHOW untuk kai pertama dari teman Montessori saya, Jeanne-Marie Paynel. Ini pengingat yang baik bagi orang dewasa untuk menggunakan tangan dengan perlahan dan menghilangkan kata-kata ketika kita menunjukan sesuatu yang baru kepada anak-anak. (Simone Davies, The Montessori Toddler, hal. 32)

praktisi montessori, motessori sehari hari, montessori indonesia

.

Dalam buku The Montessori Toddler yang ditulis oleh Simone Davies menyebutkan prinsip SHOW saat membersamai anak-anak melakukan aktivitas practical life yaitu Slow (perlahan), Hands (tangan), Omit (hilangkan), dan Word (kata-kata). Mudah untuk diingat dan sangat jelas bahwa ketika mendemonstrasikan suatu aktivitas lakukan dengan tangan secara perlahan dan bisa diikuti oleh anak-anak. Lalu hindari kata-kata, untuk menghindari distraksi kepada anak, apakah mereka harus mendengarkan atau melihat.

Baca juga: 5 Area Practical Life dalam Montessori

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *