Lifestyle

Saya generasi Muda, #SayaSiap Menyukseskan Pemilu 2019 yang Lebih Baik

Saya pernah bekerja di salah satu perusahaan yang sudah cukup lama berdiri, didalamnya pun masih terdapat orang-orang lama yang masih sangat loyal hingga saat saya bergabung didalamnya. Mereka berusia cukup jauh diatas saya, awalnya saya berharap kami bisa bekerja sama untuk memajukan perusahaan yang sudah besar tersebut, saya sungguh berantusias untuk mengawinkan dua culture yang berbeda pada zamannya, antara mereka yang sudah dewasa dan berpengalaman bersama saya anak muda dengan segala macam eksperimennya. Namun ternyata saya keliru, hingga di tahun ketiga rasanya pergerakan ini sangat alot, ada kesan takut tersaingi atau merasa posisinya dipertaruhkan sementara saya merasa cukup terganggu dengan cara kerja yang masih kolot.

pemilu 2019, pemilu indonesia, NKRI,

 

Dari pengalaman tersebut, kemudian saya sadar bahwa kami seperti kendaraan dan pengendara, seharusnya kami bisa bekerja sama, saya sebagai anak muda dapat menjadi kendaraan canggih yang lincah dan mampu bermanuver dengan sangat baik, sementara rekan kerja yang lain yang usianya jauh diatas saya bisa menjadi pengemudi untuk mengarahkan dengan baik dan lihai, agar kendaraan terbaru yang canggih tersebut tidak oleng, menabrak bahkan jatuh ke jurang.
 
Ilustrasi kecil tentang bagaimana Indonesia bisa terus maju dan berprestasi dimata dunia. Indonesia itu hebat, kita memiliki banyak anak muda yang mau berusaha bahkan dalam kondisi ekonomi yang sulit. Tak sedikit anak muda yang diremehkan justru muncul menjadi orang sukses namun tak sedikit pula generasi muda Indonesia yang termakan arus jaman yang salah karena ketidak tahuannya, that’s why kita tetap membutuhkan generasi yang terdahulu dari kita.

 

 

Agus Harimurti Yudhoyono, beliau merupakan sosok pemimpin muda yang dapat kita contoh. Semangat belajar yang tidak pernah padam menjadikannya tangguh hingga sekarang ini beliau mampu muncul dan menjadi sorotan dunia. Agus Harimurti Yudhoyono atau belakangan dikenal dengan sebutan AHY adalah putera pertama presiden ke-6 Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono. Pria kelahiran 10 Agustus 1978 ini, kini berprofesi sebagai seorang politikus mengikuti jejak ayahnya.


AHY kemudian semakin dikenal masyarakat luas saat dirinya menjadi salah satu kandidat calon gubernur DKI Jakarta tahun 2017 silam. Meskipun ada beberapa pihak yang meragukan dirinya saat mulai terjun di dunia politik namun latar belakang prestasi dan pendidikannya di dunia militer patut kita banggakan. Di usianya yang masih muda, beliau telah berhasil menorehkan banyak karya serta pengabdiannya untuk tanah air tak dapat diragukan lagi.

 

Agus Yudhoyono memulai pendidikan dasarnya di Bandung pada tahun 1994, untuk pertama kalinya pula ia memperoleh medali Garuda Trisakti Tarunatama Emas yang membuat tekadnya semakin kuat untuk melanjutkan jejak sang ayah. Semangatnya yang berkobar membawa AHY pada banyak prestasi dan membuatnya untuk terus dan terus menimba ilmu bahkan hingga ke negeri orang.
 
pemilu 2019, pemilu indonesia, NKRI,
Banyak orang yang mengatakan bahwa Agus Yudhoyono akan menjadi tokoh pemimpin militer yang sukses dengan backgroundnya tersebut namun nyatanya AHY lebih memilih melepas apa yang telah ia bangun selama 20 tahun lebih demi sebuah tekad, yakni tekad yang membawanya pada perubahan. Saya sempat mengikuti program debat calon gubernur yang ditayangkan LIVE di salah satu televisi swasta, latar belakang militer yang penuh dengan kedisiplinan dan berwibawa terlihat saat AHY mengutarakan visi dan misinya. Meski ia tidak begitu lihai dalam mengutarakan programnya dengan panjang lebar seperti lawannya namun AHY terlihat lebih berkarakter dan muncul dengan jati dirinya sendiri tanpa dibuat-buat.
 
Saya masih ingat salah satu pesan dosen saya tiga tahun silam, bahwa angka kelahiran di Indonesia ini masih cukup tinggi meski memang penduduk akan semakin padat namun menariknya adalah moment ini akan menjadi golden age untuk Indonesia sekitar 10 hingga 20 tahun kedepan, saat anak-anak muda Indonesia mulai tumbuh. Mengutip dari majalahstrategi.com yang mengatakan bahwa sedikitnya ada tiga hal utama yang harus dimiliki oleh generasi unggul ke depan untuk Indonesia lebih maju yaitu kapasitas intelektual yang tinggi, karakter dan mentalitas yang kuat dan kemampuan untuk memimpin secara efektif.
 
Baca Juga : Waspada Infeksi Saluran Kemih, Tepat Atasi Anyang-Anyangan Dengan Uri Cran Dari Combhipar

Tiga hal tersebut menjadi PR untuk kita bersama bagaimana sebagai orangtua dapat mendidik anak-anaknya untuk terus berkembang dan tumbuh menjadi anak yang berkarakter, bermoral dan berprestasi serta tiga hal tersebut pula yang menjadi PR masyarakat luas untuk pintar memilih pemimpin yang mampu memfasilitasi dan merepresentasikan generasi muda dan perjuangan kita dalam membentuk 3 hal penting diatas. Karena sungguh perjuangan kami tidak akan menjadi apa-apa ketika pemerintah enggan bergerak bersama.
 
pemilu 2019, pemilu indonesia, NKRI,
Menjelang Pemilu 2019, mari kita bersama-sama melek hukum untuk memilih pemimpin yang sesuai dengan hati nurani dan kebutuhan bangsa ini. Pemimpin yang dengan kepandaian dan pengalamannya dapat membawa pada kemajuan bangsa dan tanah air, pemimpin yang dengan agamanya dapat membuat kehidupan yang damai dalam berbangsa dan beragama, serta pemimpin yang mau memperdayakan anak muda dengan sangat tepat. Kami generasi muda siap berkontribusi untuk kemajuan bersama bukan untuk menunggu hingga kami tua dan semangat kami sirna. Stop sikap apatis dan anti politik, justru kita lah generasi muda yang harus maju dan menyukseskan Pemilu 2019 mendatang.
 
#SayaSiap menyongsong masa depan Indonesia lebih baik dalam Pemilu 2019 dengan pemimpin muda yang bermoral, berkarakter dan berprestasi.

No Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Website ini dilindungi Hak Cipta!!!