health

Rekomendasi AC Hemat Listrik, Super Adem dan Tahan Lama

Sejak awal Mei, sebagian besar wilayah Indonesia mengalami cuaca panas. Apakah di wilayah Buibuk juga merasakan hal serupa? Apalagi untuk saya yang sedang hamil, luar biasa banget gerahnya. Saya tidak bisa membayangkan untuk wilayah padat penduduk dengan kondisi bangunan rumah yang berhimpitan ya.

Tuntutan kepraktisan dalam mobilitas di satu sisi dan harga rumah yang semakin membumbung tinggi disisi lainnya, telah mengubah tren hunian masyarakat. Utamanya di kota besar, hal ini mudah terlihat pada semakin dominannya penawaran apartemen ataupun rumah tapak dengan luas semakin kompak. Tawarannya, lokasi lebih dekat ke tengah kota ataupun pusat aktivitas.

Yang perlu dicermati, sebenarnya butuh strategi khusus bila Buibuk merupakan penghuni ataupun sedang mempertimbangkan mengikuti tren hunian ini. Tak cuma berhemat biaya utilitas, namun juga terkait hal mengoptimalkan ruang yang terbatas. Termasuk pula pada pilihan mencari penyejuk ruangan (Air Conditioning – AC).

Saya pribadi memilih untuk menambah penyejuk ruangan di lantai bawah supaya bisa lebih nyaman beristirahat terutama setelah melahirkan dan ada baby. Saat ini saya menggunakan dua jenis AC yang berbeda di rumah yakni AC inverter dan AC low watt. Untuk mengetahui perbedaannya, Buibuk bisa baca lebih lanjut dibawah ya.

Jika tujuannya ingin lebih hemat, AC berteknologi inverter jelas pilihan tepat. Tak sekedar klaim, inovasi pada kerja kompresor, membuat AC inverter terbukti memang lebih hemat ketimbang AC standar. Pilihan berikutnya yaitu AC low watt. Daya listrik yang lebih rendah memang membuat penyejukan ruang berjalan lebih pelan. Namun pemakaian durasi panjang memberi keuntungan biaya listrik lebih rendah.

Bila pilihan teknologi sudah selesai, persoalan kini tinggal terkait penempatan. Satu sisi berhadapan dengan ruang luar terbatas. Sementara penataan ruang dalam rumah membuat tak cukup satu unit AC untuk menyejukkan seluruh ruangan. Alih-alih memiliki ruang untuk penghijauan atau bersantai di balkon, sisa ruang luar justru habis untuk penempatan unit outdoor AC.

Tapi tenang dulu, persoalannya tak serumit itu. Pabrikan AC telah mencermati kebutuhan ini dengan pilihan baru, yaitu AC multi split. Berbeda dengan AC single split yang punya ciri satu unit indoor dan satu unit outdoor, AC multi split memiliki dua hingga tiga unit indoor yang tersambung dengan satu unit outdoor. Keunikannya inilah yang membuat AC multi split semakin digandrungi masyarakat kota yang sangat memperhatikan pemanfaatan ruang untuk kenyamanan hunian.

Setelah browsing dan mencari review di Youtube, banyak yang merekomendasikan AC Daikin Multi-S. Berbasis teknologi inverter, sejak kelahirannya, AC hemat listrik Daikin ini memang dirancang khusus untuk pasar Indonesia. Kolaborasi R&D Daikin Industries LTD Jepang dan PT Daikin Airconditioning Indonesia memastikan konsumsi daya dan pilihan pembagiannya pada unit indoor sesuai dengan problem yang dihadapi di negeri ini.

Terdapat dua pilihan besar dalam AC Daikin Multi-S yang ragamnya berjajar pada total kapasitas pendinginan. Sementara untuk jumlah unit indoor, Buibuk dapat memilihnya diantara dua atau tiga unit indoor, sesuai kebutuhan besar dan jumlah ruang yang diperlukan.

Soal hemat, AC Daikin Multi-S sulit didebat. Selain basis inverter, AC Daikin ini juga dilengkapi pilihan pengoperasian selayak AC low watt. Cukup menekan tombol pada remote, New Low Watt Mode pada AC multi split Daikin ini membuat pengguna dapat mengatur pengoperasian dengan konsumsi listrik 380 watt untuk versi 2 Indoor serta 800 Watt untuk 3 Indoor yang menyala sekaligus.

Sengaja dibuat demikian dengan pertimbangan rujukan pada sebuah survey yang menyatakan 85% hunian di Indonesia memiliki daya listrik 1,300 kwh. Kepemilikan penyejuk ruangan teknologi inverter yang pula dapat diatur dalam mode low watt, membuat lebih fleksibel membagi kenyamanan dari sejuknya ruangan dengan kebutuhan listrik untuk menyelesaikan tugas rumah atau aktivitas lainnya.

Bicara soal penghematan, Daikin punya hitungan tersendiri dari uji internal yang sebelumnya telah dilakukan. Dalam uji dengan AC beroperasi sepanjang 24 jam penuh, teknologi inverter pada AC Daikin membuat tagihan listrik hemat hingga lebih 50% lho. Penghematan semakin dalam saat perbandingan menggunakan AC Multi-S Daikin yang diatur dalam mode Low Watt.

Soal ketahanan penggunaan, pun telah jadi pertimbangan saat pengembangan. Inovasi dalam wujud Super PCB membuat AC lebih awet karena tahan terhadap beban kejut dari tegangan listrik yang tak stabil. PCB Daikin Multi-S dapat menahan lonjakan hingga 440 volt. Membuat kipas, motor, kompresor dan suku cadang pendukung AC ini tak cepat rusak. Informasi ini juga sering saya dapatkan dari jasa service AC yang saya pakai saat mencuci AC rumah. Jika ditanya soal kualitas AC yang bagus, pasti mereka merekomendasikan Daikin.

Kenyamanan lain hadir melalui kelengkapan fitur Enzyme Blue. Dengan tugas menyerap dan menyingkirkan bau dari bakteri maupun berbagai polutan, memberikan kenyamanan bersama dengan sejuknya hembusan udara dalam ruangan. Ini juga menjadi pertimbangan sangat penting terutama untuk Buibuk yang punya anak kecil dan lansia di rumah.

Untuk Buibuk yang masih berpikir untuk memiliki AC hemat yang tepat untuk pilihan mengoptimalkan tempat, mungkin ini saatnya untuk bertindak cepat. Pastikan Buibuk menghubungi dealer resmi AC Shop Daikin, jaringan toko modern dan toko elektronik lainnya yang menawarkan penjualan AC bergaransi resmi. Hal ini untuk memastikan Buibuk dilayani teknisi handal untuk memastikan instalasi produk dilakukan dengan optimal.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.