health

Kenali Gejala dan Cara Mengatasi Herpes Zoster

Pernahkah Anda merasakan gejala rasa panas dan sensasi terbakar pada kulit, sakit kepala, demam, dan disertai sensitif terhadap cahaya? Gejala-gejala ini adalah tanda bahwa Anda mengalami penyakit herpes zoster.

Rasa yang tidak nyaman pada kulit tersebut kemudian akan menimbulkan ruam dan berubah menjadi luka melepuh yang sangat gatal. Banyak yang berpendapat bahwa penyakit herpes zoster ini mirip dengan cacar air. Namun, nyatanya penyakit ini sangat berbeda.

Jika Anda memiliki beberapa ciri gejala penyakit ini, Anda dapat melakukan tanya dokter online untuk mendapatkan konsultasi dan pengobatan yang tepat. Untuk informasi lebih lengkap mengenai penyebab, gejala, dan cara mengatasi penyakit herpes zoster, simak artikel berikut ini!

Pengertian Herpes Zoster

Penyakit herpes zoster adalah penyakit kulit yang diakibatkan oleh infeksi saraf oleh virus Varisela Zoster. Virus ini juga menyebabkan penyakit cacar air, sehingga gejala yang dialami pun sedikit mirip.

Ketika Anda mengalami cacar air, tidak semua virus akan ikut mati. Beberapa virus yang dapat bertahan dan bersembunyi di tubuh Anda, lalu di kemudian hari akan kembali aktif. Hal inilah yang menjadi penyebab utama penyakit herpes zoster.

Penyakit ini tidak menyebar banyak di seluruh tubuh seperti cacar air, melainkan akan muncul di satu bagian tubuh tertentu, sesuai dengan saraf yang terkena infeksi. Herpes zoster pun dapat menyebabkan komplikasi penyakit lain seperti adanya bercak putih pada ruam, postherpetic neuralgia, infeksi bakteri pada ruam, gangguan penglihatan, dan gangguan saraf.

Maka dari itu, penanganan dan perawatan penyakit ini perlu dilakukan dari awal muncul gejala agar tidak menyebabkan penyakit yang lebih parah.

Penyebab Herpes Zoster

Seperti yang sudah disebutkan, penyakit herpes zoster dapat diakibatkan oleh virus Varisela Zoster yang menyebabkan cacar air. Jika Anda pernah terkena cacar air sewaktu kecil, maka ketika sembuh, virus ini akan mati dan nonaktif.

Namun, virus ini dapat kembali aktif di masa yang akan datang. Penyebab utama virus ini bisa aktif kembali adalah karena sistem kekebalan tubuh yang menurun, sehingga tubuh rentan terkena infeksi.

Selain itu, beberapa hal yang dapat menyebabkan penyakit herpes zoster, adalah:

  • Usia, karena kekebalan tubuh akan semakin menurun seiring dengan bertambahnya usia seseorang
  • Stres fisik dan emosional yang dapat mempengaruhi fungsi sistem kekebalan tubuh
  • Masalah sistem kekebalan tubuh, misalnya pada penderita HIV/AIDS
  • Ketika seseorang baru menjalani prosedur medis yang cukup berat, misalnya setelah operasi, menjalani kemoterapi, dan sebagainya.

Namun, jangan khawatir, tidak semua orang yang pernah mengalami cacar air akan mengalami penyakit herpes zoster. Maka dari itu, ada baiknya untuk selalu menjaga sistem kekebalan tubuh Anda dan menjaga kesehatan.

Gejala Herpes Zoster

Penyakit herpes zoster akan menimbulkan ruam pada kulit yang terasa perih dan nyeri. Gejala herpes zoster dibagi menjadi 2, yaitu sebelum timbul ruam dan sesudah timbul ruam. Untuk lebih jelasnya, berikut perbedaan gejala yang dirasa:

1.   Prodromal, Sebelum Ruam Timbul

Gejala yang dirasakan pada fase ini, yaitu:

  • Timbulnya rasa nyeri, kesemutan, dan mati rasa pada lokasi saraf yang terinfeksi. Biasanya, rasa tidak nyaman akan timbul di bagian dada, punggung, perut, kepala, dan leher
  • Adanya gejala flu tanpa demam
  • Kelenjar getah bening terasa bengkak

2.   Tahap Aktif, Saat Ruam Timbul

Gejala yang dirasakan pada fase ini, yaitu:

  • Timbul ruam yang akan berubah menjadi luka melepuh berisi cairan. Biasanya akan muncul di bagian dahi, pipi, hidung, dan sekitar mata
  • Rasa nyeri seperti ditusuk jarum
  • Luka lepuh tersebut akan pecah, terbuka, dan mengeluarkan cairan

Penyakit yang disebabkan oleh virus ini tidak akan menular dan biasanya dapat sembuh dengan sendirinya. Namun, jika Anda merasa terganggu dengan gejala-gejala yang ada, segera lakukan konsultasi dan pengobatan.

Cara Mengobati Herpes Zoster

Penyakit ini tidak memiliki obat khusus untuk menanganinya. Namun, pengobatan yang ada biasanya hanya untuk mempercepat penyembuhan dan mengurangi resiko terjadinya penyakit komplikasi.

Untuk menangani penyakit herpes zoster, Anda dapat melakukan pengobatan sendiri di rumah, seperti:

  • Menjaga kebersihan luka ruam dan luka lepuh untuk meminimalisir infeksi bakteri
  • Menggunakan pakaian longgar dan lembut untuk menghindari gesekan pada ruam
  • Tidak menggunakan obat oles antibiotik. Obat ini dapat memperlambat proses penyembuhan
  • Gunakan lotion calamin untuk meringankan rasa gatal pada ruam
  • Jika luka lepuh tersebut pecah, Anda dapat mengompres luka dengan air dingin

Pengobatan Herpes Zoster di Rumah

Anda dapat mengobati herpes zoster dengan obat antivirus untuk mengurangi tingkat keparahan penyakit, mempercepat penyembuhan, dan meminimalisir penyakit komplikasi lainnya. Obat seperti acyclovir dan valacyclovir dapat Anda konsumsi selama 2-7 hari.

Selain itu, Anda juga dapat mengkonsumsi acetaminophen dan ibuprofen untuk mengurangi rasa nyeri. Jika Anda mengalami penyakit herpes zoster yang berkepanjangan atau biasa disebut dengan postherpetic neuralgia, Anda dapat mengkonsumsi obat benzocaine, pregabalin, dan amitriptyline.

Sebelum mendapatkan obat, pastikan Anda sudah melakukan konsultasi dan mendapatkan resep sesuai anjuran dokter.

Cara Mengatasi Herpes Zoster

Untuk mengatasi penyakit herpes zoster, Anda dapat melakukan vaksin herpes zoster. Penyakit ini umumnya terjadi pada orang yang sudah lanjut usia dan pernah mengalami cacar air. Maka, vaksin ini bisa Anda dapatkan ketika usia Anda sudah mencapai 50 tahun.

Meskipun tidak akan menjamin bahwa Anda tidak akan terkena penyakit ini, vaksin dapat meringankan gejala dan mempercepat proses penyembuhan Anda.

Itulah beberapa informasi terkait penyebab, gejala, cara mengobati, dan cara mengatasi herpes zoster. Ingat untuk selalu menjaga kesehatan dimanapun Anda berada.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.