Traveling

Backpakeran Ke Pantai Prigi, Jawa Timur

Indonesia sebagai Negara kepulauan memang kaya akan keindahan pantainya ya. Salah satunya yaitu Pantai Prigi yang berlokasi di Trenggalek, Jawa Timur. Ini perjalanan saya setahun silam bersama teman satu camp saat belajar bersama di Jawa Timur. Liburan murah meriah tapi berkesan banget buat saya pribadi karena saya memang jarang banget liburan nyemplung langsung di laut. Kalo mau renangya di kolam renang, pun liburan ke pantai ya cuma main pasir doang. Kali ini saya beranikan diri untuk menjajal asinnya air laut.

Karena sama sekali tidak direncanakan alias dadakan, saya bersama 6 teman saya yang lain kemudian menyewa angkot. Ini my first time untuk traveling bersama teman baru dan cara baru yang cukup gila sih. Si bapak supir angkot ini mau menemani perjalan kita seharian keliling Trenggalek cuma dengan 140.000 saja atau Rp 20.000 per orang untuk bensin dan jasa supirnya itu.

Kita dibawa ke Pantai Prigi dan pantai disekelilingnya yang masih masuk dalam deretan pantai di daerah Trenggalek. Tiket masuknya hanya Rp. 6.000 per orang, murah banget kan?


Sesampainya disana, kita bisa naik perahu mesin dengan tiket 100ribu/perahu dengan penumpang total 10 orang. Karena disini juga ada sisi pantai yang menjadi tempat pelelangan ikan, jadi kita bisa beli menu segala macam ikan dan seafood segar dengan harga murah banget. Cara memasaknya pun memang masih tradisional, hanya dibakar diatas arang saja bukan disajikan di restoran. Tapi soal rasa, jangan ditanya, bener-bener nikmat banget. Selain bisa dibakar atau diasap dadakan, ikannya pun masih fresh jadi dagingnya masih seger saat disantap. Beli ikan 50ribu udah bikin perut kenyang loh, coba restoran seafood mana yang bisa makan ikan 50ribu doang? Apalagi Jakarta, rasanya udah gak ada ya…

Saat naik perahu ini, kita diajak mengelilingi bebrapa spot wisata seperti gua merah, penangkaran mutiara, juga beberapa pantai lainnya. Bedanya wisata disini dengan tempat lain, kita bisa menikmati suasana kedaerahan yang bener-bener masih asli dan asri. Melihat anak-anak kecil asli Trenggalek loncat ke laut dari ketinggian, belum lagi suasana disana yang masih banyak pohon kelapanya dan bisa kita petik sendiri (beli ya).




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Website ini dilindungi Hak Cipta!!!