health,  parenting

Perkembangan Janin Usia 1 sampai 4 Minggu

Ibu hamil umumnya tidak menyadari kehamilannya diminggu pertama ini karena memang belum ada tanda kehamilan yang signifikan, baik itu yang dirasakan oleh ibu hamil maupun yang terlihat oleh orang lain. Namun meskipun baru berusia satu minggu, sebenarnya janin sedang berkembang secara perlahan yaitu sel telur dalam proses menuju tuba falopi. Tuba falopi adalah saluran telur yang berfungsi sebagai saluran atau jalur yang membawa sel ovum dari ovarium ke rahim, di tuba falopi juga ada bagian dimana menjadi tempat bertemunya sel sperma dan sel ovum. Sperma dan sel telur bersatu di salah satu tuba falopi untuk membentuk badan bersel satu yang disebut zigot. Zigot ini memiliki 46 kromosom, terdiri dari 23 kromosom ibu dan 23 kromosom ayah. Kromosom ini akan membantu menentukan jenis kelamin bayi, termasuk bagaimana bentuk dan warna bola mata, warna rambut, bahkan kepribadian dan kecerdasan.

Perkembangan Janin Usia 1 sampai 4 Minggu, kehamilan satu bulan, hamil 4 minggu


Perlu Anda ketahui bahwa proses perjalan sel sperma bertemu dengan sel ovum membutuhkan waktu berjam-jam bahkan berhari-hari, hal tersebut dipengaruhi oleh system hormonal estrogen, prostaglandin dan progesterone yang dibantu dengan adanya gerakan kontraksi berupa dorongan dari tuba falopi. Di usia minggu kesatu sampai dengan minggu keempat ini, janin disebut blastosit yang berikutnya akan terbelah menjadi dua bagian penting diantaranya menjadi plasenta dan embrio. Embrio ini akan tertanam dan melekat di uterus yang akan berkembang menjadi janin selama 9 bulan. Sementara plasenta adalah bagian luar yang akan melindungi janin selama kehamilan. Biasanya pasangan suami isteri baru akan mengecek kehamilannya jika sudah merasa telat menstruasi hingga dua minggu, baik itu menggunakan test pack maupun pemeriksaan di bidan atau dokter kandungan. Jika pada pemeriksaan pertama hasilnya masih negative, cobalah periksa kembali jika dalam waktu 3 -7 hari belum menstruasi. Jika sudah memasuki minggu ke-empat, Anda bisa menjadwalkan pemeriksaan rutin dengan bidan atau dokter kehamilan mengenai perkembangan janin.

Dimasa ini, penting sekali Anda menjaga kondisi kesehatan, baik itu pola makan maupun pola istirahat. Mungkin Anda akan mulai mengalami mual dan muntah atau dikenal dengan morning sickness namun tetaplah untuk makan makanan dengan nutrisi tinggi karena janin akan mengalami pertumbuhan yang sangat cepat dan membutuhkan asupan nutrisi dari makanan yang dikonsumsi oleh ibunya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *