Lifestyle

Kaitan Alergi Susu Sapi dengan Stunting

Asyua, teman main Nafeesa sudah beberapa minggu tidak terlihat. Biasanya setiap sore mereka bermain sepeda bersama. Tak lama, mama Asyua mengabari bahwa anaknya sedang sakit karen alerginya kambuh ternyata Asyua salah makan catering sekolah yang mengandung susu sapi lantaran Asyua memiliki alergi susu sapi, otomatis tubuhnya langsung drop beberapa hari.

Saat ini saya sedang dalam masa MPASI Zyandru. Setiap kali saya posting menu MPASI berbahan susu sapi, pasti ada Buibuk yang bertanya “apakah bisa tanpa susu sapi?” atau “susu sapinya bisa diganti apa ya?”. Untuk urusan menu MPASI saya masihh bisa merekomendasikan bahan lain selain susu seperti menggantinya dengan santan, rasanya tetap enak, Namun, karena saya bukan ahli gizi dan buka dokter, saya tidak mengetahui apakah kandungan gizinya senilai dengan susu sapi atau tidak.

Oleh sebab itu, saya mengikuti webinar tentang alergi susu sapi untuk mengetahui lebih dalam terutama kaitannya dengan tumbuh kembang anak. Seperti yang kita ketahui, banyak sekali snack anak yang mengandung susu sapi sehingga bagi mereka yang memiliki alergi sudah pasti akan membatasi penggunaannya. Snack yang saya maksud adalah menu camilan baik yang homemade maupun buatan pabrik.

Webinar ini digelar oleh Danone Indonesia dalam rangka memperingati Allergy Awareness Week 2023 untuk meningkatkan pemahaman dan wawasan orang tua tentang risiko alergi, khususnya alergi susu sapi melalui kegiatan Bicara Gizi yang dalam jangka panjang memiliki potensi menyebabkan stunting.
Dr. dr.Zahrah Hikmah, Sp. A (K), Dokter Spesialis Anak, Konsultas Alergi Imunologi menjelaskan, berdasarkan data Ikatan Dokter anak Indonesia ada sekitar mencapai 7,5% anak Indonesia yang menderita alergi susu sapi dan reaksi ini terjadi karena tubuh memperkirakan bahwa susu sapi ini sesuatu yang berbahaya sehingga akhirnya muncul reaksi-reaksi yang tidak diharapkan seperti diare atau ruang-ruang pada kulit.
Angka kejadian alergi susu sapi terjadi sebanyak 0,5-7,5% dan kejadiannya berkurang dengan bertambahnya usia dan manifestasi terbanyak pada anak adalah dermatitis atopik. Penyebab alergi yang termakan yaitu susu sapi, kacang tanah, kacang kedelai, makanan laut, gandum, telur dan ikan. PEnyebab alergi yang terhirup diantaraya tungai, kecoa, serpihan kulit bintangan atau jamur dan inang. Risiko alergi terbesar yaitu diturunkan dari orang tuanya, kedua atau salah satunya. Risiko alergi lebih kecil bagi anak dengan orang tua tanpa alergi namun tetap memiliki risiko sekitar 5%.
Perlu diwaspadai gejala alergi pada batita seperti asma batita dengan tubuh yang membiru. Oleh sebab itu, penting banget ya bagi orang tua mengetahui apakah anaknya memiliki risiko alergi susu sapi atau tidak. Alergi susu sapi berbeda dengan intoleransi laktose ya. Orang tua dapat memperhatikan gejala yang muncul seperti adanya eksim, batuk ,pilek, apakah gejalanya cukup lama sering berulang dengan pemicu yang sama dan apakah ada riwayat keluarga alergi bukan dilihat kakek neneknya tapi dari ayah ibu dan saudara kandung.
Bagi orang tua, sebaiknya mencatat asupan makanan harian dan perjalanan atau riwayat sakit anak lalu konsultasi dengan dokter untuk memastikan tingkatan alergi susu sapi yang diderita anak.
Stunting atau disebut juga gagal tumbuh atau berhenti tumbuh yang dapat dilihat dari tinggi anak, berat anak dan lingkar kepala. Stunting otomatis pendek namun anak pendek belum tentu stunting. Saat anak mulai MPASI, kandungan protein hewani ini sangat dibutuhkan untuk membantu pertumbuhannya sementara anak yang memiliki alergi otomatis akan menghindari makanan sumber protein hewani seperti telur, seafood, ikan, susu dan olahan susu itu sendiri. Jika ini terjadi, sebaiknya langsung konsultasi agar tumbuh kembang anak tetap optimal. Sebab banyak orang tua yang mengeliminasi banyak makanan pada anak alergi berisiko mengalami gangguan nutrisi dan gangguan tumbuh kembang. Dalam jangka panjang, hal ini dapat menimbulkan masalah pada kecerdasan bahkan kondisi psikis anak.
0
Your Cart is empty!

It looks like you haven't added any items to your cart yet.

Browse Products