financial

Pluang Luncurkan Pluang S&P 500, Micro E-Mini S&P 500 Index Futures

“Jika kita suka dengan warna merah dan orang lain tidak suka, nggak masalah. Saat kita nyaman dengan warna merah sementara orang lain tidak, bukan berarti kita harus menggantinya dengan warna lain. Begitu juga dengan instrumen investasi, cocok untuk orang lain belum tentu cocok untuk kita, dan sebaliknya.”

Open statement yang menarik bagi saya karena terus terang hingga saat ini saya sering tergiring opini orang lain, masih sekedar ikut-ikutan aja. Instrumen investasi yang ideal adalah investasi yang memiliki keuntungan sekaligus risiko yang terukur. Justru ketika kita ditawarkan investasi dengan segudang cuan, kita harus lebih waspada.

Selasa malam (29/9) saya mengikuti webinar peluncuran Pluang S&P 500, Micro E-Mini S&P 500 Index Futures yang dipandu oleh Ken Handersen, founder Gatherich. Hadir juga dua narasumber, diantaranya Ibu Claudia Kolonas, Co-Founder Pluang dan Mr. Paul Fry, Chief Operating Officer of SF LLC.

.

Tentang Pluang

Pluang adalah sebuah platform digital yang menyajikan produk-produk keuangan dan investasi yang aman, mudah digunakan dan terjangkau oleh masyarakat. Sesuai dengan komitmen Pluang, –mengubah cara pandang orang berinvestasi-, Pluang memudahkan masyarakat untuk berinvestasi melalui aplikasi pada smartphone. Pluang terafiliasi dengan PT PG Berjangka yang telah berlisensi BAPPEBTI sehingga semua transaksi dijamin aman.

.

Peluncuran S&P 500, Micro E-Mini S&P 500 Index Futures

Instrumen investasi itu seperti minum kopi, kalau udah terasa nikmatnya bikin ketagihan dan pengen nyoba lagi rasa kopi yang lainnya. Betul nggak?

Mengawali investasi, saya memilih produk dengan risiko kecil seperti deposito dan reksa dana. Lalu, sambil belajar, saya juga mencoba jenis investasi lainnya. Sempat penasaran dengan investasi pasar saham Amerika namun belum berani terjun lantaran belum tau seluk-beluk dan transaksinya seperti apa.

Pluang meluncurkan S&P 500 Index Futures untuk membuka akses kepada masyarakat Indonesia terhadap keuangan berjangka multilateral. So, buat para investor yang sudah menantikan produk ini, akhirnya terjawab sudah ya.

.

Mengenal S&P 500

S&P 500 merupakan indeks yang terdiri dari 500 saham perusahaan terbesar dari berbagai sektor di Amerika Serikat yang terdaftar di bursa saham.

Ibu Claudia menjelaskan, untuk para investor pemula bisa dikatakan juga bahwa indeks yaitu sekumpulan portofolio sekuritas yang mewakili pasar tertentu sebagai patokan yang menunjukan kinerja pasar. Khusus untuk Indeks S&P 500 digunakan untuk mengukur kinerja pasar saham di Amerika Serikat. Bisa dibilang Indeks ini mengacu pada ekonomi Amerika.

Kenapa Amerika Serikat? Karena Amerika Serikat termasuk negara dengan pertumbuhan ekonomi terbesar di dunia sejak tahun 1871. Ibu Claudia juga menyebutkan, keunggulan utamanya yaitu diversifikasi lantaran mendapat eksposur kepada 500 saham sekaligus.

Tidak semua perusahaan bisa masuk ke dalam indeks S&P 500 lho, hanya perusahaan yang memenuhi kriteria tertentu saja, seperti:

  • Berkantor pusat di Amerika Serikat. Jadi meskipun perusahan besar, namun tidak memiliki kantor pusat di AS, tidak bisa masuk indeks ya.
  • Melaporkan keuntungan selama empat kuarter terakhir.
  • Memiliki kapitalisasi pasar sama atau lebih dari US$ 7 miliar .
  • Telah menjadi perusahaan public selama minimal satu tahun atau IPO.

.

Perusahaan yang Tergabung dalam Indeks S&P 500

Setelah mengetahui syarat serta kualifikasi diatas, penasaran bukan kira-kira perusahaan apa saja ya yang tergabung dalam Indeks S&P 500? Nah berikut ini 10 konstituen terbesar di S&P 500 berdasarkan bobot, diantaranya Apple, Microsoft, Amazon, Facebook, Google, Berkshire Hathaway Inc, Johnson Johnson, Visa dan P&G.

.

Perbedaan antara Exchange Traded Found (ETF) dan Produk Indeks Futures

Ibu Claudia memaparkan, S&P 500 selalu mengalami peningkatan selama 10 tahun terakhir. Meskipun pada di awal 2018 sempat mengalami penurunan namun bisa segera membaik dan stabil kembali.

Bisa dikatakan bahwa S&P 500 selalu ada peningkatan untuk investasi jangka panjang. Dalam 10 tahun terakhir ada perusahaan penggerak utama imbal hasil indeks S&P 500. Ini lah alasan Pluang meluncurkan S&P 500, cocok sekali bagi investor yang ingin eksposur ke bidang teknologi. Berikut ini perbedaan antara Exchange Traded Fund (ETF) dan Produk Indeks Futures:

Investasi pada Pluang S&P 500

Coba deh kamu instal terlebih dahulu aplikasi Pluang untuk mengenali produk investasi apa saja yang cocok dengan profil risiko mu. Kalau kamu termasuk orang dengan profil risiko sedang-tinggi, kamu cocok nih untuk membeli produk S&P 500. Sebab investasi pada micro e-mini S&P 500 Index Futures cocok untuk investor dengan kriteria sebagai berikut:

  • Terkendala dengan waktu yang harus sering memantau saham individu.
  • Memiliki rencana investasi jangka menengah hingga jangka panjang.
  • Ingin masuk dalam pergerakan ekonomi internasional.
  • Ingin mendiversifikasi portofolio investasi ke aset lainnya, tentu saja supaya lebih banyak keuntungan dan menekan risiko.

. 

Risiko Investasi S&P 500, Micro E-Mini S&P 500 Index Futures

Seperti yang disebutkan sebelumnya, produk investasi yang aman adalah yang memiliki keuntungan dan risiko terukur. Begitu juga Micro E-Mini S&P 500 Index Futures direkomendasikan untuk para investor yang memiliki pengalaman investasi. Lantaran memiliki risiko yang perlu dipertimbangkan, seperti:

  • Adanya volatilitas pasar menjelang pemilihan Presiden AS November mendatang.
  • Pergerakan indeks S&P 500 sering kali berlawanan dengan emas.

.

Skema Investasi  S&P 500 Index Futures Melalui Pluang

Kamu nggak perlu takut membeli instrumen investasi melalui aplikasi Pluang sebab sudah memiliki izin dari BAPPEBTI (Badan Pengawas perdagangan berjangka Komoditi) dan investasi kita juga sudah dijamin oleh KBI (Kliring Berjangka Indonesia). Bahkan, dana nasabah selalu berada dalam rekening terpisah yang nantinya akan diteruskan kepada Straits Financial di AS (broker).

Ibu Claudia juga menjelaskan perbedaan OJK dan BAPPEBTI, karena biasanya kalau ngomongin investasi kaitannya dengan OJK ya. Jadi seperti ini perbedaannya, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) merupakan Lembaga regulator independen yang melingkupi perbankan, pasar modal dan sektor jasa keuangan non-bank seperti asuransi, dana pensiun, fintech, lembaga pembiayaan serta lembaga jasa keuangan lain. OJK sendiri di bawah naungan Menteri Keuangan.

Sementara, Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI) merupakan Lembaga resmi pemerintah yang bekerja pada regulasi perdagangan komoditi, valuta asing dan berjangka, termasuk S&P 500 ini. BAPPEBTI bekerja dibawah naungan Menteri Perdagangan.

.

Alasan Kenapa Harus Memilih S&P 500

Pertanyaan menarik dari salah satu audience soal alasan kenapa harus membeli produk S&P 500. Jawabannya adalah dengan berinvestasi pada micro e-mini S&P index futures, seakan-akan kita sudah memiliki 500 saham di portofolio kita. Jadi, kita tidak perlu membeli satu per satu saham individual lagi.

Pembelian S&P 500 minimal 1 unit atau sekitar 34 US$. Bisa dibeli dengan Rupiah namun tetap akan dikonversikan dalam dollar. Saat ini, Pluang belum mengenakan pajak untuk nasabah bahkan tanpa adanya tambahan biaya. Namun, menurut peraturan pajak yang dikeluarkan oleh BAPPEBTI, pajaknya sama dengan surat berharga, yaitu 0,1% dari transaksi tersebut. Pun di kemudian hari Pluang mengenakan Charge Fee, pajaknya akan include didalamnya.

Gimana menarik bukan? Yuk, download aplikasi Pluang sekarang juga melalui smartphone dan dapatkan  #CuanDenganS&P500 sekarang juga.

42 Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *